Drone DJI Mavic 3 Punya Fitur Pengindraan Rintangan dan Baterai Lebih Besar

PT Erajaya Swasembada resmi menghadirkan drone terbaru DJI Mavic 3 di pasar Indonesia, Selasa, 9 November 2021. Kamera nirawak itu memiliki fitur unggulan yang ditingkatkan dari generasi sebelumnya, yakni pengindraan keselamatan dan daya baterai yang lebih awet.

Sony Wibowo, Head of Business Unit DJI di PT Erajaya Swasembada, menerangkan, DJI Mavic 3, hadir dengan fitur keselamatan yang mengesankan. “Mavic 3 punya fitur pengindraan rintangan dan sistem navigasi yang ditingkatkan,” ujar dia dalam acara peluncuran virtual, Selasa.

Hal itu terjadi karena Mavic 3 dipasang teknologi APAS 5.0 yang menggabungkan input dari enam sensor penglihatan mata ikan dan dua sensor wide angle, yang terus-menerus mendeteksi rintangan ke segala arah, bahkan merencanakan rute penerbangan yang aman untuk menghindari rintangan di lingkungan yang rumit.

Sistem pengindraan rintangan omnidirectional dan pelacakan subjek juga telah ditingkatkan dengan ActiveTrack 5.0. Ini memungkinkan pengguna untuk merasakan rintangan bahkan dalam mode Normal, membuat drone bergerak dengan subjek saat maju, mundur, kiri, kanan, dan diagonal, serta terbang bersama di sekitar subjek yang bergerak.

Selain itu, Mavic 3 hadir dengan algoritme penentuan posisi baru yang meningkatkan presisi melayang dengan sinyal dari satelit GPS, GLONASS, dan BeiDou. Ini memungkinkan Mavic 3 untuk mengunci beberapa sinyal satelit lebih cepat dari versi sebelumnya.

“Membuat Mavic 3 lebih kecil kemungkinannya melayang di udara dan lebih stabil saat memotret eksposur panjang dan selang waktu,” tutur Sony.

Mavic 3 memiliki fitur sistem keselamatan lain seperti geofencing untuk memperingatkan pilot drone ketika mereka terbang di dekat lokasi sensitif, batas ketinggian untuk memastikan pilot mengetahui batasan. Sistem ID Remote AeroScope memungkinkan pihak berwenang untuk mengidentifikasi dan memantau drone udara di lokasi sensitif.

Dari segi daya, Mavic 3 dibekali dengan baterai yang bisa dilepas, memudahkan pengguna untuk mengisi daya melalui USB Type-C dengan daya 65W. Baterai pada Mavic 3 juga dirancang ulang yang memberikan waktu terbang hingga 46 menit, sementara jangkauan maksimumnya 200 meter.

Drone ini juga mempunyai teknologi transmisi DJI OcuSync 3+ yang menjanjikan jangkauan hingga 15 kilometer di lanskap terbuka atau 3 kilometer di lingkungan perkotaan, dengan live feed 1080p 60 fps di smartphone. “Spesifikasi ini memungkinkan pengguna mendapatkan gambar yang menakjubkan dengan mudah,” tutur Sony.

DJI Mavic 3 dipasang teknologi APAS 5.0 yang menggabungkan input dari enam sensor penglihatan mata ikan dan dua sensor wide angle.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.