Kenali Jenis-jenis investasi

Peer to peer lending di Indonesia adalah salah satu bagian dari jenis-jenis investasi yang bisa anda lakukan. Investasi yang satu ini adalah investasi terbaik, karena merupakan salah satu kegiatan penempatan dana pada satu atau lebih dari satu jenis aset dalam periode tertentu.

Apa yang harus dikenali dari jenis-jenis investasi?

Jenis jenis Investasi adalah salah satu alat untuk mewujudkan tujuan-tujuan keuangan yang kita miliki. Tujuan keuangan setiap orang tentu berbeda-beda, berasal dari hal tersebut investasi dibedakan menjadi investasi jangka panjang menengah dan investasi jangka pendek.

Jenis Investasi Berdasar Tujuan

Apabila melihat dari tujuannya, investasi dibedakan menjadi beberapa jenis yakni investasi jangka pendek, investasi jangka menengah dan investasi jangka panjang. Investasi jangka pendek diperuntukkan oleh mereka yang membutuhkan tanda segar untuk menyelenggarakan beberapa kegiatan tertentu.

Dengan investasi jangka pendek, maka anda harus memilih investasi di instrumen yang rendah resiko dan mempunyai fluktuasi nilai yang stabil. Selain itu, Anda harus memilih investasi dengan likuiditas yang tinggi sehingga mudah dikonversikan dalam bentuk cash dan bisa menghasilkan pendapatan yang tetap.

Terdapat beberapa instrumen yang disarankan untuk salah satu jenis investasi jangka pendek seperti deposito atau obligasi jangka pendek. Pada jenis investasi jangka pendek, saham tidak disarankan karena saham adalah instrumen yang mempunyai fluktuasi nilai yang sangat tinggi.

Selain investasi jangka pendek, juga terdapat investasi jangka menengah yang diperuntukkan oleh seseorang dengan tujuan finansial antara 3 sampai 10 tahun. Adapun instrumen investasi yang dimaksud adalah Reksadana pendapatan tetap atau obligasi swasta.

Terdapat juga jenis investasi jangka panjang yang masuk ke dalam kategori investasi terbaik. Adapun tujuan dari investasi ini berupa biaya pendidikan anak atau biaya penyelenggaraan pesta pernikahan. Semakin panjang periode investasi maka semakin fleksibel seseorang memilih instrumennya.

Seseorang bisa memilih instrumen dengan risiko rendah atau instrumen yang tidak dapat dikonversi dengan cepat. Beberapa instrumen yang bisa dipilih untuk investasi jangka panjang adalah logam mulia hingga properti lainnya.

Cara Investasi

Cara melakukan investasi tentu sangat mudah dilakukan, karena sebelum berinvestasi maka anda harus memastikan dana darurat yang ideal. Dana darurat yang ideal mempunyai proteksi keuangan dengan jaminan kesehatan atau asuransi. Anda dapat dengan mudah merencanakan keuangan untuk masa depan yang memang sangat penting.

Rencana keuangan tersebut jangan pernah disepelekan, karena rencana keuangan adalah perhatian dan prioritas di masa kini. Tanpa ada dana darurat yang ideal, kita akan kesulitan dalam menghadapi risiko hilangnya pendapatan akibat ketidakpastian ekonomi.

Anda juga membutuhkan jenis investasi perlindungan kesehatan, yang sabar berguna jika anda kehilangan dana cukup besar ketika harus berobat nantinya. Anda juga harus menentukan tujuan investasi terlebih dahulu, setelah menentukan tujuan Anda bisa menentukan kebutuhan dana untuk merealisasikan hal tersebut.

Setelah itu Anda harus mengenal profil resiko, setiap instrumen investasi pasti mempunyai karakteristik investasi yang berbeda-beda. Setiap investor juga mempunyai profil risiko yang berbeda dan bergantung pada kemampuan dan kesediaan seseorang untuk menoleransi risiko.

Profil risiko tentu saja bisa berubah ketika pemahaman seseorang akan investasi mulai meningkat seiring berjalannya waktu. Anda juga harus mengenal resiko sistematis yang merupakan jenis resiko, jenis resiko yang satu ini sama sekali tidak bisa dihindari dan diversifikasi.

Selain itu juga terdapat risiko non sistematis, risiko tersebut adalah resiko yang dinyatakan sebagai resiko yang masih bisa dihindari dengan cara diversifikasi instrumen investasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *