Perjuangan Megawati Hangestri di Korea: Latihan Berat Sampai Nangis, Ingin Cepat Pulang ke Indonesia

Perjuangan Megawati Hangestri di Korea: Latihan Berat Sampai Nangis, Ingin Cepat Pulang ke Indonesia Atlet voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi sebelumnya tak terlalu dikenal masyarakat Indonesia. Namun namanya langsung melambung setelah membela tim asal Korea Selatan, Red Sparks.

Wanita kelahiran Kabupaten Jember 24 tahun silam itu kini sangat dielu elukan berkat prestasinya membela Red Sparks. Salah satu prestasinya, Megawati mampu mengemas 559 poin dari semua laga yang ia ikuti di Liga Korea. Megawati tak menyangka dirinya bisa tampil baik, pasalnya ia sendiri sempat ragu bahkan berpikir untuk menyerah.

Perjuangan Megawati Hangestri di Korea: Latihan Berat Sampai Nangis, Ingin Cepat Pulang ke Indonesia Daftar Pevoli Indonesia yang Gagal Tembus Try Out Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Bernasib Baik Megawati Hangestri Resmi Lanjutkan Karir di Korea Selatan, Usai Red Sparks Perpanjang Kontraknya

50 SOAL Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Ulangan/Ujian Semester 2 Kurikulum Merdeka 2024 & Kunci Jawaban Halaman 4 Alasan Giovanna Milana Tak Susul Megawati Hangestri Balik ke Liga Voli Korea Bersama Red Sparks Red Sparks Diprank! Megawati Hangestri Tutup Rapat Masa Depannya Kembali di Liga Voli Korea

Profil/Biodata Yolla Yulianadan Aulia Suci, Gagal ke Liga Voli Korea Ikuti Jejak Megawati Hangestri MEGAWATI Hangestri Dipastikan Bermain dengan Red Sparks di Liga Voli Putri Korea Musim Depan “Dari awal ke Korea enggak tahu kan latihan di sana bagaimana. Ternyata lumayan berat, capek, sampai nangis , sempat nangis . Di awal Mega sempat ingin pulang saja karena mungkin first time saya main di Asia. Dulu pernah di Asia Tenggara, tapi bukan Asia,” cerita Mega dalam konferensi pers Hotel Mulia, Senayan, Jumat (19/4/2024).

Di saat berpikir ingin menyerah, Megawati justru teringat pesan sang Ibu. Dari situ Megawati mulai bekerja keras hingga mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih Ko Hee jin. Kepercayaan itu pun mampu dibalas Megawati dengan torehan prestasi baik individu maupun tim.

“Tapi akhirnya Mega ingat keluarga, mama di rumah sudah doain jauh jauh, sudah mengorbankan dengan mengizinkan saya berangkat (ke Korea). Kalau saya pulang tidak bawa apa apapun kan rasanya bagaimana, jadi saya ingin membanggakan dan ingin berusaha,” kata Mega. “Jadi apa omongan coach diikuti meskipun capek, capek banget tapi saya tidak mau menyerah karena saya tahu itu sebuah proses. Kan kita tidak tahu hasilnya tapi harus lewati prosesnya untuk bisa mendapat kesuksesan,” lanjutnya. Perbedaan budaya hingga makanan di Korea Selatan membuat Megawati terkadang rindu berada di Indonesia.

Untung saja, pelatih Ko Hee jin dan para pemain Red Sparks sangat perhatian dengan Megawati. Di sela sela pertandingan, mereka pun menyempatkan diri menemani Megawati makan di restaurant Indonesia. Tak hanya makan bersama, Ko Hee jin dan Lee So young dkk. juga kerap foto bersama Megawati di restoran tersebut.

Bahkan, Ko Hee jin sempat menunjukkan foto kebersamaan mereka saat menemami Megawati. “Kadang kadang saat Mega merasa capek di Korea atau kangen dengan suasana di Indonesia, kami biasanya mengunjungi restoran Asia Tenggara,” kata Ko Hee Jin. “Kami juga sering photo booth untuk foto bareng untuk merubah perasaannya,” ujarnya sambil menunjukkan foto kebersamaan di gawainya.

Nama: Megawati Hangestri Pertiwi Tempat Lahir: Jember, Jawa Timur Tanggal Lahir: 20 September 1999

Profesi: Pemain Bola Voli Tim Saat Ini: Jakarta Pertamina Fastron Tinggi Badan: 185 Cm

Berat Badan: 65 Kg Instagram: @megawatihangestrip Memperkuat Jakarta Pertamina Fastron di Proliga 2023, Megawati menorehkan penampilan apiknya.

Wanita kelahiran Jember tersebut terbukti gacor ketika ditempatkan di depan. Sumbangan poin untuk Jakarta Pertamina Fastron mengantarkannya masuk ke dalam jajaran top skor. Bagaimana tidak, mulai dari babak reguler hingga menjelang grand final, dia berani bersaing dengan pemain asing.

Tercatat, Megawati mengantongi 308 poin dan menempatkannya di posisi ketiga. Adapun pesaingnya di urutan kedua ada Bogdana Anisova dari Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia. Kemudian urutan pertama dari Bandung BJB Tandamata, Madeline Jazmin Guillen.

Artinya jika dilihat dari statistik tersebut, Megawati termasuk pemain lokal yang cukup gacor. Bahkan saat di partai final melawan BJB Tandamata, Megawati mengemas 30 poin untuk Pertamina Fastron. Raihan itu memiliki gap cukup tipis jika dibandingkan dengan pesaingnya yaitu Madeline yang mengoleksi 32 poin.

Tak heran dengan catatan itu Megawati dilirik oleh Alim Suseno selaku pelatih Timnas Voli Indonesia untuk SEA Games 2023. Dengan kiprah menawannya itu di Proliga edisi tahun ini diharapkan bisa jadi modal apik bagi Mega.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *